Gaspart Akui Ucapannya soal Messi Terlalu Jauh
Joan Gaspart akhirnya mengakui bahwa ucapannya tentang Lionel Messi sudah melampaui batas. Mantan presiden Barcelona yang pernah memimpin klub...
Joan Gaspart akhirnya mengakui bahwa ucapannya tentang Lionel Messi sudah melampaui batas. Mantan presiden Barcelona yang pernah memimpin klub pada 2000-2003 itu juga mengatakan bahwa ia telah mengirim pesan kepada Messi untuk menjelaskan situasi yang terjadi.
Sebelumnya, Gaspart sempat melontarkan kritik kepada Messi dan menegaskan bahwa Barcelona jauh lebih besar daripada individu mana pun. Ia juga menyampaikan pandangan bahwa Messi seharusnya tetap datang untuk berpamitan kepada Barcelona, apa pun presiden klub pada saat itu. Dalam pernyataan lain, Gaspart bahkan mengatakan tidak akan menghadiri acara penghormatan bagi Messi jika sang megabintang datang setelah Joan Laporta tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Pengakuan setelah pernyataan memicu sorotan
Setelah ucapannya menuai perhatian, Gaspart menyadari bahwa nada komentarnya sudah kelewat jauh. Ia kemudian memilih untuk meralat sikapnya dengan mengakui bahwa apa yang disampaikan sebelumnya tidak tepat. Meski begitu, ia menegaskan tidak akan meminta maaf kepada Messi.
Gaspart menjelaskan bahwa maksud dari ucapannya bukan untuk merendahkan Messi secara pribadi. Menurutnya, ia hanya ingin menegaskan bahwa Barcelona sangat menyayangi Messi, tetapi klub tetap berada di atas siapa pun. Pernyataan itu menunjukkan bahwa ia ingin menempatkan hubungan Messi dengan Barcelona dalam konteks penghargaan, bukan perselisihan.
Hubungan lama dengan Messi dan Barcelona
Gaspart juga mengingat kembali kedekatannya dengan Messi dalam perjalanan awal sang pemain di Barcelona. Ia menyebut bahwa dirinya adalah pihak yang merekrut Messi ketika pemain asal Argentina itu masih berusia 13 tahun. Fakta itu membuat komentarnya kali ini terasa lebih sensitif, mengingat hubungan panjang yang pernah terjalin antara keduanya.
Di sisi lain, Messi disebut meninggalkan Barcelona pada 2021. Kepergian itu terus menjadi bagian penting dalam pembicaraan seputar masa depan hubungan Messi dengan klub, terutama setiap kali muncul rencana penghormatan atau pembahasan mengenai kunjungan sang pemain ke Barcelona.
Kasus ini kembali memperlihatkan betapa besar pengaruh nama Messi dalam sejarah klub, sekaligus bagaimana mantan petinggi Barcelona masih kerap memberi komentar yang memancing respons. Gaspart kini sudah mencoba meluruskan ucapannya, tetapi ia tetap memilih tidak menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Untuk kabar lanjutan seputar isu ini dan berita sepak bola lainnya, pembaca dapat memantau pembaruan di Nowgoal.
Diolah dari pemberitaan detikSport dan Bola.com.