Cari kabar
Berita

Ricuh Warnai Laga Persita vs Persija di Banten International Stadium

Pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium pada 17 Oktober 2026 berlangsung dalam suasana yang tidak...

Nowgoal2 menit baca

Pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium pada 17 Oktober 2026 berlangsung dalam suasana yang tidak sepenuhnya kondusif. Duel pekan kelima Super League 2026/2027 itu diwarnai kericuhan antara suporter Persita dan The Jakmania, baik di dalam maupun di sekitar stadion.

Insiden tersebut membuat jalannya laga sempat terganggu. Pertandingan tertunda sekitar 30 menit karena situasi yang memanas, sebelum akhirnya kembali dilanjutkan. Babak kedua baru dimulai lagi sekitar pukul 20.30 WIB setelah kondisi di lapangan dan area stadion bisa dikendalikan.

Meski sempat tersendat akibat kericuhan, pertandingan tetap dituntaskan hingga akhir. Persita berhasil menaklukkan Persija dengan skor 3-2. Hasil ini menjadi penutup dari laga yang sejak awal sudah menyita perhatian bukan hanya karena persaingan di lapangan, tetapi juga situasi di tribun dan sekeliling stadion.

Polisi Kawal Rombongan Jakmania Pulang

Setelah pertandingan selesai, kepolisian turut mengawal kepulangan rombongan suporter Persija. Pengawalan dilakukan hingga pintu tol menuju Jakarta untuk memastikan perjalanan mereka berlangsung aman.

Rombongan tersebut melibatkan sekitar 30 bus yang membawa The Jakmania. Kehadiran armada dalam jumlah besar itu menunjukkan besarnya mobilisasi suporter pada laga tandang ini, sekaligus menjadi salah satu alasan pengamanan dilakukan secara ketat sampai perjalanan pulang.

Kapolresta Serang Kota menyampaikan bahwa kericuhan memang sempat terjadi, namun petugas berhasil mengendalikan situasi. Pernyataan itu menegaskan bahwa meski suasana sempat memanas, kondisi akhirnya bisa ditangani agar pertandingan dapat selesai dan rombongan suporter dapat meninggalkan area stadion.

Permintaan The Jakmania Saat Keluar Stadion

Di tengah situasi yang memanas, The Jakmania disebut meminta diprioritaskan keluar lebih dulu dari stadion. Permintaan itu muncul karena mereka khawatir terhadap keselamatan mereka saat harus meninggalkan area pertandingan.

Situasi ini memperlihatkan bahwa keamanan suporter menjadi perhatian utama setelah kericuhan terjadi. Dalam laga dengan tensi tinggi seperti ini, proses keluar-masuk stadion memang kerap menjadi bagian penting dari pengamanan, terutama ketika ada potensi benturan antarkelompok pendukung.

Dengan berakhirnya pertandingan dan pengawalan dari aparat, suasana di sekitar stadion perlahan kembali terkendali. Untuk perkembangan kabar lanjutan seputar laga dan hasilnya, pembaca bisa mengikuti pembaruan di Nowgoal.

Diolah dari pemberitaan VIVA.